Dadah pipi, take care sis. Good luck with the beginning of new life. 👋

Dadah pipi, take care sis. Good luck with the beginning of new life. 👋

A little throwback.

A little throwback.

Wondering and wandering.  (at Theater Tertutup Dago Tea House)

Wondering and wandering. (at Theater Tertutup Dago Tea House)

Why England?

Gw suka travelling dan gw yakin bukan gw seorang yang suka travelling. Kita semua suka travelling. Terus kenapa sih travelling menjadi primadona bagi kebanyakan orang? Bukannya travelling itu ribet? Daripada ngeluarin duit untuk travelling, mending buat makan aja, lebih enak kayaknya. Pasti ada sih orang yang mikir kaya gitu, tapi buat gw travelling itu menyenangkan. Travelling terasa sangat menyenangkan karena ia bisa menghilangkan rasa jenuh dari rutinitas. Sekarang gini deh, siapa sih yang gak jenuh tiap hari harus berhadapan dengan kegiatan yang dilakukan secara berulang-ulang. Semua orang pasti tau rasanya kayak apa dan gw yakin travelling bisa menjadi solusi yang cocok untuk mengatasinya karena travelling selalu menawarkan sesuatu yang baru dan fresh. Dan salah satu destinasi impian gw untuk travelling adalah ke Inggris. Inggris akan menawarkan banyak hal yang baru bagi gw pribadi, seperti atraksi-atraksi yang menakjubkan, bangunan-bangunan bersejarah, taman-taman yang cantik, makanan pinggir jalan yang lezat, dan masih banyak lagi. Maka dari itu gw harus banget ke sana! Ada beberapa alasan spesifik kenapa gw ingin ke Inggris:

Pertama, the red telephones box are amazing. Bilik telfon berwarna merah adalah bagian yang tak terpisahkan dari Inggris. Inggris akan selalu identik dengan hal tersebut. Meskipun telfon-telfon ini udah gak berfungsi lagi, tapi ngelihat telfon ini secara langsung merupakan salah satu keinginan gw kalo gw udah sampe di Inggris nanti.

Kedua, take boat at park while enjoying an autumn season. Bisa menikmati musim gugur di Inggris merupakan hal terhebat yang akan pernah gw alami. Gw akan menyusuri jalan-jalan di Inggris sambil melihat daun-daun di pepohonan berubah warna menjadi merah dan kuning, Dan juga menikmati pemandangan pohon-pohon yang menguning dari atas perahu di taman-tamannya

Ketiga, I’m Potterhead. Pergi ke Inggris adalah impian dari semua Harry Potter’s fans di seluruh dunia. Karena tempat syutingnya kebanyakan berlokasi di Inggris dan apabila bisa mengunjunginya merupakan sebuah kebanggaan aja sih buat gw. Salah satu contohnya adalah King’s Cross Station yang merupakan lokasi dari Platform 9 ¾. Platform 9 ¾ adalah stasiun kereta menuju Hogwarts. Sebuah stasiun bersejarah dimana perjalanan yang menakjubkan dimulai. Gw sendiri memiliki ikatan yang kuat dengan film-film Harry Potter. Hal ini disebabkan karena gw udah nonton filmnya dari kecil sampai sekarang. Dari Harry Potter dan teman-temannya masih bocah sampe udah gede, seumuran gw, kaya sekarang. Jadi ibaratnya gw tuh tumbuh dan berkembang sama film ini. Harry Potter’s film definitely becomes my part of life.

Keempat, stay late at rooftop bar. Because, why not? I will sup my martini with such breathtaking view of London’s city light. Ketika kita berbicara tentang kehidupan malam, gw sangat yakin bahwa London tidak akan pernah mengecewakan. London will offers us something new, classy, and exciting.

Dan yang terakhir adalah, find romance in unexpected places. Salah satu keuntungan dari travelling ke luar negeri adalah kita bisa ketemu banyak orang dari penjuru dunia. Kita bisa kenalan dengan mereka, berteman, lalu bertukar cerita tentang pengalaman travelling, dan mungkin saja bisa lebih dari teman karena dia adalah jodoh gw. Dan setau gw, Inggris adalah salah satu negara dengan turis terbanyak, yang artinya akan banyak orang asing berada di sana. It’s great to make friends while travelling.


Pack your belonging and lets get lost.

Pack your belonging and lets get lost.

Akhir-akhir ini gw seneng banget makan mie, padahal nilai karbohidratnya 4x lebih besar daripada nasi putih, but who’s care?

Kemarin gw baru makan mie yamin di daerah Gardujati. Gw makan di Bakmie Tasik. Mienya enak sih, gurih, dan bikin nagih. Dagingnya juga banyak tapi basonya gak begitu enak rada hambar gitu. Lalu beberapa hari yang lalu juga gw baru makan bakmie jawa. Gw beli bakmie jawanya di jalan Ciliwung nama tokonya Bakmie Plengkung. Ya tipikal bakmie jawa gimana sih, rasanya tuh Dzawaa banget (naondeui). Sejujurnya gw bingung ngegambarin rasanya gimana, tapi yang jelas enak banget. Wah ini tempat makan semua makanannya enak sih. Kok bisa begini yah, mulai dari nasi goreng, mie godhog, mie goreng, dsbnya. Gw ngerekomendasiin sih tempat ini untuk jadi tempat makan yang harus kalian kunjungi. Dan yang terakhir adalah Mother of God nya Mie, yaitu indomie goreng double. Kayaknya gw gak perlu ceritain gimana rasanya dan kenikmatannya seperti apa karena gw yakin kalian semua udah tau gimana kehebatan indomie goreng tersebut dapat membuat hati dan perasaan bahagia untuk yaaa 5-10 menit karena habis itu muncul perasaan bersalah.

déception

HALO!

Akhirnya gw kembali lagi menulis lagi di sini setelah sekian lama vakum dari situs ini. Pada malam yang cerah dan gerah tadi, gw lagi tidur-tiduran di kasur, mainin tab sambil nyalain kipas angin, tiba-tiba gw ingin buka Tumblr dan teringat oleh janji gw waktu sign-up Tumblr, yang intinya adalah gw gak akan menelantarkan Tumblr seperti gw menelantarkan Friendster dan Plurk, gw harus mengabadikan setiap hal yang terjadi di kehidupan gw baik itu menyedihkan dan menyenangkan. Maka dari itu, malam ini gw memutuskan untuk menulis lagi di Tumblr meski seperti biasa postnya ya gitu deh, meaningless.

HEHEHEHEHEHEHE..

Pada post kali ini gw ingin bercerita tentang kekecewaan atau bahasa perancisnya adalah déception (salahkan google translate kalo salah).
Semua orang didunia ini pasti pernah merasakan sakit hati yang berujung pada kekecewaan. Sakit hati dalam bentuk apapun, bisa karena putus cinta, feels rejected from society, harapan tidak sesuai dengan ekspektasi dan lain sebagainya yang sedih-sedih. Hal ini semua tentu saja akan berimbas pada kehidupan kita. Kehidupan kita yang semulanya normal dan berjalan baik-baik saja kek lagunya RATU, pasti sedikit banyak akan berpengaruh ketika kita berhadapan dengan masalah-masalah tersebut. Efek yang akan kita rasakan adalah tentu saja kita akan merasa sedih dan galau atau akan berpengaruh kepada kegiatan sehari-hari kita, seperti kita tidak mood untuk mengerjakan sesuatu dan lain sebagainya. Selain hal yang sudah disebutkan diatas, efek yang ditimbulkan akan berdampak pada keadaan psikologi, seperti banyak yang dialami oleh temen saya (dan saya sendiri), rata-rata akan berpikir bahwa DUNIA TIDAK ADIL karena cuma saya yang menderita dan masalah saya terasa semakin berat dari hari ke hari (mungkin dia gak tau betapa menderitanya anak-anak di Afrika karena kasus kelaparan) atau mengapa harus saya yang mengalami kejadian seperti ini kenapa gak dia saja yang menghadapi masalah ini, atau yang lebih parah saya sudah bosan dengan kehidupan ini saya mau mengakhirinya saja dan monolog-monolog drama lainnya.

Pada dasarnya masalah-masalah yang dihadapi oleh manusia merupakan proses pembelajaran untuk kita sendiri agar kita menjadi lebih baik, karena banyak nilai-nilai yang dapat diambil ketika kita menghadapi problematika kehidupan, seperti contohnya masalah dalam percintaan. Misalkan nih yaa, pada malam hari ketika anda sedang dalam perjalanan pulang, tiba-tiba ditengah-tengah perjalanan, anda melihat mantan pacar sedang jalan berdua dengan pacar barunya menuju rumah makan, padahal pada di hari yang sama anda baru berkencan dengannya dan anda masih menaruh harapan yang besar padanya untuk memulai lembaran baru. Coba bayangkan betapa remuk hatinya sang mantan pacar yang sedang on the way rumah tersebut. Lalu, apa yang harus dilakukan oleh dia yang hatinya remuk tersebut? A. Menabrak mereka. B. Berhenti ditengah jalan, memperhatikan mereka, dan membuat jalanan macet. C. Melakukan A dan B.

Malah kuis.

Ada nilai yang sangat berharga yang dapat dipetik dari kasus diatas, yaitu semua orang itu berubah, bisa berubah ke arah yang lebih baik atau sebaliknya. Perubahan orang tersebut tentu saja disebabkan oleh faktor-faktor tertentu. Perubahan-perubahan yang terjadi ini mau gak mau harus kita terima dengan lapang dada atau kalo enggak ya bakal kecewa lagi dan lagi. Maka dari itu, we as a human nature must flexible in change. Flexible in every single thing that happened in life. Karena dengan menerapkan hal tersebut kita akan bisa lebih nerima dengan apapun yang tidak diinginkan dan terjadi dalam kehidupan kita. Iya, teori emang gampang daripada realisasi dan pada akhirnya semua keputusan ada ditangan kita. Mau terus berlarut-larut dalam suatu masalah yang notabenenya akan selalu berdampak buruk pada kehidupan kita atau mau berusaha untuk mengambil hikmah dari setiap masalah dan belajar dari masalah tersebut untuk menghindari kekecewaan lainnya.
Because life is all about moving forward and a bright future await us ahead.

"Kayaknya memang setiap pasangan itu terkadang memerlukan jarak. Supaya bisa menghargai pertemuan. Begitu pula sebaliknya."

@BanyuSadewa